Over 10 years we help companies reach their financial and branding goals. Engitech is a values-driven technology agency dedicated.

Gallery

Contacts

411 University St, Seattle, USA

engitech@oceanthemes.net

+1 -800-456-478-23

Article

Karakter AI di Film yang saat ini menjadi kenyataan

Robot AI WALL-E
Sumber : WALL-E WallpaperCave

Halo Sobat Intelligent! Beberapa dari kalian pasti mengenal Baymax si robot kesehatan, HAL 9000 si serba tau, dan WALL-E robot pembersih sampah bukan? Pasti tau kan, mereka adalah karakter AI fiksi terkenal yang membuat setiap penggemar sci-fi menjadi antusias.

Robot atau Artificial Intelligence yang memiliki kesadaran sendiri mungkin lebih dekat untuk menjadi kenyataan daripada yang kita pikirkan.

AI itu apa sih?

Kecerdasan Buatan atau Artificial Intelligence (AI) didefinisikan sebagai kemampuan mesin atau program komputer untuk berpikir, belajar, dan bertindak layaknya manusia. Inti dari AI adalah mengembangkan sistem yang melebihi atau setidaknya sama dengan kecerdasan manusia.

Film Science Fiction, novel, dan acara TV telah menunjukkan kepada kita berbagai pandangan tentang bagaimana masa depan akan terjadi. Big Hero 6, Her (2013), Terminator, Ex Machina dan lain sebagainya memiliki pandangan unik tentang seperti apa kehidupan di masa depan.

Di artikel ini minRo akan membahas beberapa karakter fiksi AI dan wujud nyatanya yang ada di dunia saat ini.

Beberapa karakter AI fiksi yang menjadi kenyataan : 

  1. HAL 9000 & IBM Watson

Dalam film A Space Odyssey (2001) memberikan representasi tentang Karakter AI HAL 9000. Arti dari HAL adalah singkatan dari Heuristically Programmed ALgorithmic Computer. HAL merupakan sebuah komputer atau AI  yang memiliki kesadaran dan komputer on-board di pesawat ruang angkasa yang disebut Discovery 1. HAL dirancang untuk mengontrol sistem pada pesawat ruang angkasa Discovery 1 dan untuk berinteraksi dengan awak astronot pesawat ruang angkasa. Sembari dengan merawat semua sistem pada Discovery-1, HAL mampu melakukan banyak fungsi seperti pengenalan suara, membaca pergerakan bibir, interpretasi emosional, pengenalan wajah, mengekspresikan emosi, dan catur.

Terdapat scene HAL yang Iconic pada film tersebut ketika HAL menolak untuk membuka pintu pod bay sambil berkata “I’m sorry, Dave. I’m afraid I can’t do that.”. Kalian bisa melihat clipnya di bawah ini : 

HAL adalah gambaran seperti apa komputer AI masa depan dari perspektif pertengahan 1960-an.

Contoh nyata dari HAL 9000 adalah IBM Watson. IBM Watson adalah superkomputer yang menggabungkan AI dan perangkat lunak analitik. Watson mengamankan posisi pertama di acara TV Quiz Jeopardy pada 2011, setelah mengalahkan mantan pemenang Brad Rutter dan Ken Jennings. Kalian bisa melihat clipnya di bawah ini :

See also  Manfaat Teknologi Facial Recognition atau Pengenalan Wajah

IBM Watson adalah mesin “penjawab pertanyaan” yang dibangun di atas teknologi seperti Advanced Natural Language Processing, Machine Learning, Automated Reasoning, Information Retrieval, dan banyak lagi.

Menurut IBM, “Tujuannya adalah agar komputer mulai berinteraksi dengan manusia secara alami di berbagai aplikasi dan proses, memahami pertanyaan yang diajukan manusia dan memberikan jawaban yang dapat dipahami dan dibenarkan oleh manusia.”

Sumber : getwallpapers.com

Kemampuan Watson dalam teknologi komputasi kognitif hampir tidak ada habisnya. Watson dapat melakukan penambangan teks dan analitik kompleks pada volume besar data tidak terstruktur.

Tidak seperti HAL, ia bekerja secara damai dengan manusia di berbagai bidang seperti Departemen Litbang perusahaan seperti Coca-Cola dan Proctor and Gamble untuk menghadirkan ide-ide produk baru. Selain itu, ini digunakan dalam industri perawatan kesehatan di mana ia membantu ahli onkologi menemukan metode pengobatan baru untuk kanker. Watson juga digunakan sebagai chatbot untuk menyediakan percakapan dalam mainan anak-anak.

  1. Terminator & Atlas Robots

Terminator

Siapa sih yang gak tau sama film Terminator? Pasti kalian semua familiar dong sama film satu ini. Film yang diperankan oleh Arnold Schwarzenegger memerankan karakter Robot AI T800 di film Terminator.

T-800 adalah robot pembunuh yang dibuat oleh Skynet. Skynet merupakan sebuah sistem Neural networks-based AI yang telah mengambil alih semua komputer di dunia untuk menghancurkan umat manusia.

Skynet memperoleh kesadaran diri dan penciptanya (Cyberdyne) mencoba untuk menonaktifkannya setelah menyadari sejauh mana kemampuannya. Skynet menyimpulkan bahwa seluruh umat manusia akan menghancurkannya maka Skynet memprogram T-800 untuk membinasakan seluruh umat manusia. Kalian bisa lihat clipnya disini : 

Saat ini belum ada AI atau pengembangan AI yang hingga memiliki kesadaran sendiri. Tetapi ada contoh robot yang dikembangan oleh militer Amerika serikat yang dapat bergerak layaknya manusia, robot itu bernama Atlas. Namun tentunya tidak berfungsi untuk membunuh ya sobat intelligent!

Atlas Robots

Atlas adalah robot yang dikembangkan oleh unit militer AS DARPA. Atlas adalah robot model bipedal yang dikembangkan oleh Boston Dynamics yang dirancang untuk berbagai kegiatan pencarian dan penyelamatan. Sebuah video dari versi baru Atlas dirilis pada Februari 2016. Versi baru dapat beroperasi di luar ruangan dan di dalam ruangan. Atlas mampu berjalan di berbagai medan, termasuk salju.

See also  Keunggulan Alat Penghitung Muatan Tambang Otomatis

Kalian bisa lihat cuplikannya disini :

Kemudian dalam video yang dirilis oleh Boston Dynamics pada bulan Desember 2020 dan bulan Agustus 2021, menayangkan Atlas menari dan melakukan parkour dengan gerakan yang sangat mulus layaknya manusia.

Kalian bisa lihat cuplikannya disini :

Saking nyatanya orang-orang mengira bahwa itu adalah rekasanya CGI, namun sebenarnya adalah asli tanpa rekayasa.

  1. WALL-E & Roomba

WALL-E

WALL-E adalah karakter judul film animasi Sci-Fi yang dibuat oleh Disney pada tahun 2008. WALL-E adalah robot yang ditugaskan untuk membersihkan sampah-sampah setelah umat manusia meninggalkan Planet Bumi dalam kekacauan.

Dalam film tersebut, WALL-E adalah satu-satunya robot dari jenisnya yang masih berfungsi di Bumi. WALL-E adalah singkatan dari Waste Allocation Load Lifter: Earth Class. Dia adalah kotak compactor bergerak kecil dengan tapak segala medan, tangan sekop tiga jari, mata teropong, dan sel surya untuk mengisi daya.

Robot yang mirip dengan WALL-E adalah Roomba, robot penyedot debu otonom meskipun tidak seimut seperti WALL-E.

Roomba

Roomba adalah robot penyedot debu yang dijual oleh iRobot. Roomba pertama kali diperkenalkan pada September 2002. Roomba terjual lebih dari 10 juta unit di seluruh dunia pada Februari 2014. Roomba memiliki satu set sensor dasar yang memungkinkan untuk melakukan tugas.

Beberapa fiturnya termasuk mengubah arah saat menghadapi rintangan, deteksi titik kotor di lantai, dan merasakan penurunan curam agar tidak jatuh dari tangga. Roomba memiliki dua roda yang memungkinkan gerakan 360°.

Kalian bisa lihat cuplikannya disini :

  1. AVA & Ameca

AVA

Ava adalah robot humanoid dengan Artificial Intelligence yang ditampilkan dalam film Ex Machina. Ava memiliki wajah yang tampak seperti manusia tetapi tubuh robot. Dia adalah seorang android.

Ava memiliki kekuatan untuk memperbaiki dirinya sendiri dengan suku cadang dari android lain. Di akhir film, dia menggunakan kulit buatan mereka untuk mengambil penampilan penuh seorang wanita manusia

Kalian bisa lihat cuplikannya disini :

Robot yang mirip dengan AVA saat ini adalah Ameca. 

See also  Cara Meningkatkan Kapasitas dan Keamanan Jalan

Ameca

Ameca dapat berkomunikasi dan dapat mengekspresikan mimik wajah serta gestur tubuh seperti manusia. Ameca menggunakan Artificial Intelligence dan Machine Learning. Ameca memiliki 17 unit motor yang dapat membuat ekspresi wajah seperti manusia pada umumnya. Ameca memiliki kamera yang berada di matanya untuk memproses area sekitarnya dan memahaminya.

Kalian bisa lihat cuplikannya disini:

Ameca pertama kali dipamerkan pada pameran CES 2022 dan langsung menjadi pusat perhatian orang-orang. 

  1. Baymax & Grace 

Baymax

Kalian pasti tau tentang film Big Hero 6 yang memenangkan penghargaan Oscar pada tahun 2015.

Film ini mengisahkan tentang Hiro Hamada, seorang lulusan SMA berusia 14 tahun yang juga merupakan ahli robotik. Kagum dengan kakaknya yang bernama Tadashi mengajak dirinya untuk mempersembahkan penemuannya agar dapat diterima di SFIT. Di dalam film ini terdapat karakter bernama Baymax yang merupakan Robot berbasis AI yang merupakan jenis General AI dan Reactive Machines. Baymax dapat memproses dan memahami emosi manusia serta dapat bertindak secara mandiri. 

Kalian dapat lihat cuplikannya disini : 

Robot yang mirip dengan Baymax adalah Grace. Grace adalah robot yang diciptakan oleh Hanson Robotics.

Grace 

Grace didesain untuk menangani dan merawat pasien yang terkena COVID-19. Grace dilengkapi kamera yang dapat mendeteksi suhu tubuh manusia. Grace juga dapat memberikan reaksi tanggapan serta melakukan diagnosa dengan bantuan Artificial Intelligence. Grace menguasai dua bahasa yaitu bahasa inggris dan bahasa mandarin. Grace dapat mensimulasikan 48 ekspresi wajah layaknya manusia. 

Kalian bisa lihat cuplikannya disini :

Walaupun tidak sekompleks Baymax, Grace diharapkan dapat terus berkembang seiring berjalannya waktu agar dapat berfungsi secara maksimal dalam bidang perawatan kesehatan.

Kesimpulan

Akan tiba saatnya kita tidak perlu membaca novel atau menonton film untuk teleportasi ke dunia robot. Meski begitu, mari kita ingat cerita fiksi ini saat kita melangkah ke masa depan. 

AI saat ini sudah ada dan akan terus berkembang menjadi lebih pintar seiring berjalannya waktu. Di Indonesia sendiri AI telah banyak berkembang. Salah satunya dari Widya Robotics yang menawarkan teknologi-teknologi terbaru berbasis AI yang dapat membantu Industri-Industri di Indonesia. Yuk kepoin Widya Robotics disini.


Sumber :

  1. https://www.hackerearth.com/blog/developers/7-artificial-intelligence-based-movie-characters-now-reality/ 
  2. https://analyticsindiamag.com/top-fictional-ai-characters-reality/

Author

Admin Widya