Over 10 years we help companies reach their financial and branding goals. Engitech is a values-driven technology agency dedicated.

Gallery

Contacts

411 University St, Seattle, USA

engitech@oceanthemes.net

+1 -800-456-478-23

Article
Jenis shrinkage, penyebab shrinkage, cara mencegah shrinkage

Shrinkage: Jenis, Penyebab, dan Cara Mencegahnya

Sebagai pemilik bisnis, pasti Anda ingin memastikan segala sesuatunya berjalan dengan lancar, mulai dari pengelolaan produk hingga keuntungan yang diperoleh.

Namun, ada satu masalah yang sering kali tidak terlihat tetapi bisa menggerogoti keuntungan bisnis Anda secara perlahan, yaitu shrinkage.

Mungkin Anda sudah mendengar istilah ini, tapi apakah Anda benar-benar memahami apa itu shrinkage dan bagaimana cara menghindarinya?

Nah, dalam artikel ini, MinRo akan membahas secara tuntas tentang shrinkage—mulai dari jenis-jenisnya, penyebab utama terjadinya, hingga langkah-langkah konkret yang bisa Anda lakukan untuk mencegahnya. Yuk, simak terus!

Apa itu Shrinkage dan Mengapa Penting untuk Memahaminya?

Sederhananya, shrinkage adalah selisih antara jumlah stok yang tercatat di sistem dengan stok fisik yang sebenarnya ada. Nah, dalam dunia bisnis, terutama ritel, fenomena ini bisa terjadi di berbagai tahap operasional, mulai dari pencatatan barang masuk, proses penjualan, hingga pengembalian barang.

Kenapa ini penting? Karena shrinkage berpengaruh besar pada profitabilitas bisnis. Bayangkan, kalau stok barang hilang, rusak, atau tidak tercatat dengan benar, otomatis perusahaan kehilangan peluang untuk menjualnya. Dampaknya? Laba berkurang, dan itu bukan kabar baik untuk bisnis mana pun.

Jenis-Jenis Shrinkage

1. Known Shrinkage

Merupakan jenis shrinkage yang sudah teridentifikasi penyebabnya, sehingga bisa langsung dicatat. Contohnya:

  • Diskon (mark down), ketika barang dijual dengan diskon, perusahaan mencatat margin yang hilang akibat harga yang diturunkan.
  • Sortir produk segar, dalam proses ini, petugas memisahkan buah atau sayur yang layak jual dari yang tidak. Barang yang tidak layak ini dicatat sebagai shrinkage.

2. Unknown Shrinkage

Sebaliknya, unknown shrinkage sulit dilacak karena penyebabnya tidak diketahui secara langsung. Contoh kasusnya; barang rusak yang lupa ditulis, pencurian, dan kesalahan administrasi.

See also  Reklamasi Pantai: Pengertian, Jenis, dan Tujuan

Apa Saja Penyebab Terjadinya Shrinkage?

1. Adanya Pencurian

Pencurian, baik oleh karyawan maupun pihak luar, adalah salah satu penyebab utama shrinkage. Pencurian oleh karyawan sering terjadi di gudang atau saat proses pengiriman, sementara pencurian dari pihak luar bisa terjadi ketika barang dipajang di toko atau sedang dalam pengiriman.

2. Kesalahan dalam Administrasi 

Kesalahan dalam pencatatan atau pengiriman barang yang tidak sesuai juga dapat menyebabkan shrinkage. Contohnya adalah barang yang tercatat lebih banyak dari yang seharusnya atau barang yang salah kirim ke pelanggan atau yang tidak sesuai.

3. Adanya Kerusakan Barang

Kerusakan barang akibat penyimpanan yang tidak tepat atau proses pengiriman yang buruk juga bisa mengakibatkan shrinkage. Barang yang rusak selama perjalanan atau penyimpanan yang buruk akan sulit dijual atau bahkan tidak bisa dijual sama sekali.

4. Kecurangan yang Dilakukan oleh Karyawan

Kecurangan seperti pencurian barang atau memberikan diskon palsu juga dapat menjadi penyebab terjadinya shrinkage. Untuk itu, penting bagi perusahaan untuk melakukan rekrutmen yang hati-hati dan memberikan pelatihan yang tepat kepada karyawan.

5. Hasil Deteksi Teknologi Menurunkan Kualitas Barang

Kemajuan teknologi bisa menjadi pedang bermata dua. Barang-barang lama yang tidak lagi relevan dengan perkembangan teknologi bisa menjadi tidak laku dan akhirnya terdeteksi mengalami shrinkage.

6. Tidak Memperhatikan Tren Pasar

Jika produksi barang terlalu tinggi tanpa mempertimbangkan tren pasar yang selalu berubah, stok bisa menumpuk dan akhirnya tidak laku. Barang yang lama dan tidak terjual dengan cepat bisa kehilangan nilai atau bahkan tidak bisa dijual lagi.

7. Masalah pada Sistem Keamanan 

Sistem keamanan yang tidak memadai menjadi celah bagi pencurian atau terjadinya kehilangan barang. Tanpa pengamanan yang cukup, perusahaan lebih rentan terhadap ancaman shrinkage, baik dari dalam maupun luar perusahaan.

See also  Teknologi AI Jawaban Untuk Industri Pertambangan

Bagaimana Cara Mencegah Shrinkage?

1. Melakukan Audit secara Teratur 

Melakukan audit secara rutin pada stok barang membantu memeriksa apakah ada ketidaksesuaian antara catatan dan jumlah fisik barang.

Dengan cara ini, Anda bisa mendeteksi masalah lebih dini dan menghindari kerugian yang lebih besar.

2. Memberikan Pelatihan kepada Karyawan 

Pelatihan yang baik kepada karyawan tentang cara menangani dan mengelola stok dengan benar dapat mencegah kerusakan atau kehilangan.

Karyawan yang terlatih dengan baik akan lebih berhati-hati dan memahami pentingnya mencegah shrinkage.

3. Perbaiki Penataan Ruang Gudang

Ruang penyimpanan atau gudang yang teratur dan rapi akan memudahkan pengawasan dan meminimalkan risiko barang hilang atau rusak. Mengatur rak dengan baik juga bisa mencegah kerusakan barang yang diakibatkan oleh penumpukan yang berlebihan.

4. Menyusun Kebijakan Kehilangan Barang

Perusahaan perlu menetapkan kebijakan yang jelas mengenai kerugian barang dan konsekuensinya. Kebijakan ini harus dipahami dan diikuti oleh seluruh karyawan untuk menjaga integritas dan mengurangi terjadinya shrinkage.

5. Berkoordinasi dengan Pihak Eksternal

ilustrasi berkoordinasi dengan pihak eksternal
Gambar: freepik.com/freepik

Kerjasama yang baik dengan pihak eksternal, seperti penyedia logistik, sangat penting untuk memastikan bahwa barang sampai dengan aman dan sesuai kualitas.

Anda juga bisa memastikan pihak eksternal mematuhi standar yang sama. Tujuannya agar dapat mengurangi risiko kehilangan atau kerusakan barang.

6. Menerapkan Teknologi Pendeteksi Pencurian

Selain membantu meningkatkan keamanan fisik, teknologi juga dapat digunakan untuk mengurangi risiko pencurian.

Salah satunya adalah menggunakan teknologi AI Customer Profiling untuk mendeteksi perilaku mencurigakan pada pelanggan. Teknologi AI for Customer Profiling memungkinkan identifikasi dini terhadap individu yang berpotensi melakukan pencurian melalui analisis ekspresi wajah dan gerakan tubuh.

Bagaimana, apakah Anda sudah lebih tahu dan paham mengenai shrinkage?

Pastikan Anda melakukan langkah-langkah pencegahan yang tepat, agar shrinkage bisa diminimalisir, dan bisnis Anda bisa terus berjalan dengan lebih lancar tanpa harus kehilangan banyak keuntungan.

See also  Smart Video Monitoring dalam Kecerdasan Buatan

Baca Juga:

10 Teknologi yang Dapat Meningkatkan Keselamatan Kerja

Author

Tosa P