Over 10 years we help companies reach their financial and branding goals. Engitech is a values-driven technology agency dedicated.

Gallery

Contacts

411 University St, Seattle, USA

engitech@oceanthemes.net

+1 -800-456-478-23

Article Visual AI
Photo by Pixabay (pexels)

Fitur Artificial Intelligence di Google Maps dan Panduannya

Artificial intelligence atau kecerdasan buatan kini terintegrasi dengan berbagai fitur canggih di aplikasi Google Maps. Hampir semua orang memiliki aplikasi ini di ponsel mereka, terutama bagi yang sering bepergian dan kurang familiar dengan jalan. Aplikasi besutan Google ini andal dalam menemukan rute tercepat dan terbaik menuju tujuan. Dengan fungsi yang krusial tersebut, Google terus mengembangkan fitur-fitur di aplikasi peta digitalnya agar semakin bermanfaat bagi penggunanya.

Photo by Pixabay (pexels)

Lantas, apa saja fitur artificial intelligence pada Google Maps? Untuk mengetahuinya, simak artikel dari Widya Robotics berikut ini. Dengan mengetahui fitur-fitur tersebut, kamu bisa menggunakan Google Maps lebih maksimal. Yuk, simak uraiannya hingga selesai!

Fitur Artificial Intelligence pada Google Maps

Saat ini artificial intelligence mulai banyak disematkan pada gadget maupun aplikasi-aplikasi tertentu, termasuk pula Google Maps. Walau sebetulnya ini bukanlah fitur baru, tetapi sematan AI pada Google Maps membuat aplikasi ini lebih bisa diandalkan. Lantas, apa saja fitur artificial intelligence pada Google Maps? Berikut uraiannya untukmu. 

Immersive View

Google Maps menghadirkan fitur Immersive View yang terintegrasi dengan AI. Fitur ini memungkinkan pengguna melihat seluruh perjalanannya, baik dalam mode jalan kaki, bersepeda, hingga berkendara. Tak hanya itu, fitur ini juga memungkinkan pengguna merasa seolah berada di lokasi tujuan. 

Berkat hadirnya fitur ini, pengguna dapat lebih mudah memahami rute dan destinasi sehingga kemungkinan tersesat bisa diminimalkan. 

Sayangnya, fitur ini belum tersedia di Indonesia. Sejauh ini, fitur AI pada Google Maps ini baru dapat digunakan di beberapa kota-kota besar di dunia di antaranya Barcelona, Amsterdam, New York, Tokyo, London, hingga Dublin.

Lens in Maps

Lens in Maps merupakan salah satu fitur menarik dari Google Maps. Fitur ini menggunakan teknologi Augmented Reality sehingga dapat memberikan pengalaman penjelajahan yang lebih interaktif. Dengan fitur AI ini, pengguna dapat menggunakan kamera ponselnya untuk mencari dan mendapatkan informasi mengenai lingkungan sekitar secara real-time.

Di luar itu, fitur deteksi objek otomatis ini juga mampu menyuguhkan informasi kontekstual yang bermanfaat. Untuk menggunakannya, kamu hanya perlu mengambil ponsel, lalu ketuk Lens pada bilah pencarian untuk menemukan informasi mengenai tempat tujuan. Selain itu, pengguna juga dapat mengarahkan kamera ponsel ke suatu tempat, kemudian Lens in Maps akan menampilkan ulasan dari tempat tersebut. Misalnya, jika kamu mengarahkannya ke kafe, Lens in Maps akan menampilkan ulasan, menu, harga, hingga jam buka kafenya. 

See also  Kamera AI untuk Deteksi Kendaraan & Parkir

Namun, lagi dan lagi, fitur ini belum tersedia di Indonesia. Hingga saat ini Lens in Maps sudah digunakan di 50 kota termasuk Austin, Las Vegas, Roma, São Paulo, dan Taipei.

Info Charging Station

Photo by Kindel Media (pexels)

Info Charging Station termasuk salah satu fitur yang banyak dinanti pengguna. Fitur ini memudahkan pengguna menemukan stasiun pengisian bahan bakar yang sesuai. Menariknya, teknologi AI dari Google ini  juga menyematkan waktu terakhir stasiun pengisian BBM beroperasi. Dengan demikian, pengguna tidak perlu datang ke POM bensin yang sudah tutup atau rusak.

Fitur Info Charging Stasion ini sudah bisa digunakan oleh pengguna ponsel berbasis iOS dan Android di seluruh dunia. Bahkan, pengembangan fitur ini juga akan tersedia untuk pengembang melalui API Places di Google Maps Platform. Dengan demikian, perusahaan bisa menampilkan informasi stasiun pengisian kendaraan listrik secara real-time di situs atau aplikasinya. 

Fitur Pencarian

Fitur Pencarian tak hanya ada pada Google Search atau Google Chrome. Kini, Google Maps juga memiliki fitur tersebut. Pengguna bisa mendapatkan banyak informasi dan inspirasi tempat baru dengan melakukan pencarian melalui Google Maps. Misalnya, jika kamu mencari dengan kata kunci “kafe untuk WFC”, Google Maps akan menampilkan rekomendasi tempatnya beserta foto sesuai kata kunci yang dimasukkan. 

Hingga artikel ini dibuat, fitur pencarian dari Google Maps ini telah rilis di berbagai negara dan akan segera hadir di lebih banyak wilayah. Nantinya, fitur ini pun bisa dinikmati oleh pengguna Android dan iOS di seluruh dunia. 

Peta yang Lebih Detail

Artificial intelligence pada Google Maps juga memudahkan pengguna untuk mengetahui informasi di jalan secara real-time dan akurat. Termasuk kondisi lalu lintas yang macet hingga kecelakan yang terjadi di area tujuan. Lebih daripada itu, fitur pada Google Maps ini pun mampu menyajikan gambar yang lebih nyata sehingga memudahkan pengguna untuk memahami jalan maupun rute tujuan. 

See also  Future of Construction Tech: Transformasi Digital di Sektor Konstruksi

Google Maps akan menunjukkan jalur yang lebih jelas guna meningkatkan kesiapan pengendara. Di Eropa, fitur berbasis kecerdasaan buatan ini juga bisa menampilkan batas kecepatan kendaraan. Dengan demikian, dapat dikatakan bahwa fitur ini bisa membuat pengemudi merasa lebih aman saat berkendara di jalan ramai.

Pengaturan Khusus untuk Pengendara Mobil Listrik

Kamu pengguna kendaraan listrik? Tak perlu khawatir, kini Google Maps juga memiliki fitur yang memudahkan pengendara mobil listrik. Fitur artificial intelligence ini dapat dinikmati melalui layanan Google Maps yang terhubung dengan Android Auto. 

Salah satu keunggulan fiturnya, kini pengguna mobil listrik tidak akan lagi mendapatkan informasi mengenai SPBU konvensional. Sebaliknya, pengguna kendaraan listrik justru disajikan informasi maupun rekomendasi charging station electric terdekat, melansir Phone Arena. Informasi yang disajikan oleh Google Maps pun terbilang lengkap, mulai dari ketersediaan stasiun pengisian daya secara real-time, jenis colokan, hingga filter pengisian daya. Seluruh fitur tersebut tentunya memudahkan pengguna kendaraan mobil listrik dalam merencanakan perjalanan.

Google Meningkatkan Privasi Pengguna dalam Google Maps

Artificial intelligence yang tersemat pada Google Maps tidak hanya menampilkan keunggulan dari segi kegunaan, tetapi juga keamanan. Konon, Google melakukan beberapa perubahan  untuk meningkatkan privasi pengguna. Salah satunya, tidak lagi menampilkan data lokasi pengguna di lini masa. Informasi tersebut nantinya akan disimpan dalam perangkat pengguna sehingga memudahkan controlling datanya. Dengan demikian, keamanan pengguna lebih terjaga. 

Dari fitur artificial intelligence pada Google Maps di atas, mana yang menurutmu paling membantu? Yuk, share pendapatmu di kolom komentar!

Author

Tosa P