Contoh Penggunaan Computer Vision dalam Bidang Olahraga
Computer vision atau visi komputer telah membawa inovasi besar dalam dunia olahraga pada beberapa tahun terakhir. Dengan memanfaatkan kemampuan artificial intelligence (AI), computer vision mampu menganalisis gambar dan video secara otomatis, mendeteksi objek, melacak pergerakan, hingga mengidentifikasi pola yang dapat memengaruhi performa atlet. Inovasi AI vision ini juga mampu mengurangi kecurangan selama pertandingan.
Photo by Tembela Bohle (pexels)
Saat ini, berbagai cabang olahraga telah memanfaatkan teknologi computer vision untuk meningkatkan akurasi penilaian dan analisis performa. Misalnya saja deteksi offside di sepak bola, analisis kecepatan dan teknik atlet di cabang lari, hingga perhitungan skor otomatis dalam tenis ataupun basket. Beberapa hal tersebut hanyalah sebagian bentuk penggunaan visi komputer dalam bidang olahraga. Untuk tahu lebih jelasnya, bisa simak uraian dari Widya Robotics berikut ini.
Keuntungan Penerapan Computer Vision dalam Bidang Olahraga
Sistem pengenalan objek berbasis computer vision memberikan banyak manfaat dalam berbagai bidang, termasuk olahraga. Berikut ini kelebihan AI dengan teknologi visi komputer yang diaplikasikan pada olahraga.
Memeriksa Keputusan Wasit
Jalannya pertandingan kerap kali dihantui dengan keputusan wasit yang terkadang dianggap memihak. Nah, berkat hadirnya teknologi computer vision hal tersebut bisa diminimalkan.
Contoh kasusnya, penggunaan teknologi VAR (Video Assistant Referee) dengan sistem computer vision yang digunakan untuk memantau pertandingan sepak bola. VAR tersebut dapat dipakai untuk mengecek bola keluar, gol, hingga off-side. Dengan demikian, keputusan yang dibuat wasit minim bias.
Meningkatkan Pengalaman Penonton
Computer vision dapat digunakan untuk meningkatkan pengalaman penonton pertandingan. Caranya dengan menyematkan smart kamera berbasis computer vision yang dapat mendeteksi objek pada pertandingan. Misalnya, kamera bisa mengarahkan fokus pada bola atau pemain alih-alih menampilkan seluruh lapangan.
Membantu Evaluasi Sesi Latihan
Teknologi yang tersemat pada computer vision dapat membantu evaluasi latihan atlet. Perlu dipahami bahwa visi komputer bisa mendeteksi objek secara otomatis, videonya disimpan dalam cloud atau penyimpanan. Nah, rekaman video tersebut bisa dipakai untuk evaluasi sesi latihan guna mempelajari hal yang mesti ditingkatkan.
Bentuk Penggunaan Computer Vision dalam Bidang Olahraga
Photo by David Iglesias (pexels)
Melihat dari manfaatnya, penerapan computer vision dalam bidang olahraga hingga kini masih terus dikembangkan. Menurut laman Viso AI, berikut ini bentuk penggunaan visi komputer dalam bidang olahraga yang mulai bisa kamu temukan.
Pemantauan Kerumunan dan Keamanan pada Pertandingan Olahraga
Inovasi AI vision kini dapat digunakan untuk memantau keramaian dan menjaga keamanan acara olahraga besar, misalnya olimpiade atau piala dunia. Cara kerjanya dengan memanfaatkan teknologi deteksi objek secara real-time sehingga sistem mampu melacak hal krusial di tengah kerumunan melalui kamera yang tersebar di lokasi.
AI untuk industri olahraga ini memanfaatkan model deep learning untuk mengenali dan melacak objek, misalnya ponsel atau orang yang diduga membawa senjata. Dengan demikian, sistem tersebut dapat meningkatkan keamanan di lokasi pertandingan.
Analisa Pemain
SentioSport merupakan salah satu tools dengan teknologi computer vision yang mulai banyak digunakan dalam bidang olahraga. Sistem ini memanfaatkan visi komputer dan algoritma pembelajaran mesin untuk melacak performa pemain sepak bola secara langsung, melansir Dlabs AI.
Contoh penggunaannya, tiap pemain dalam tim dianalisa melalui video yang terhubung visi komputer untuk mengetahui gerak mereka. Selanjutnya, sistem akan menampilkan statistik, termasuk penguasaan bola dan jarak tempuh pemain. Analisa tersebut nantinya bisa dikumpulkan untuk ditelaah dan digunakan untuk menyusun strategi.
Pelacakan Bola
Sistem deteksi objek secara real-time berbasis computer vision ini banyak digunakan untuk melacak peralatan olahraga, salah satunya bola dalam basket dan sepak bola. Dengan algoritma machine learning, sistem mampu melacak pergerakan bola dan memprediksi lintasannya. Hal tersebut tentunya bisa membantu meningkatkan akurasi tendangan dan operan serta mendukung pelatih dalam menyusun strategi permainan.
Deteksi Cedera
Analisa data berbasis AI dan computer vision kini menjadi kunci dalam mendeteksi serta memantau risiko cedera pada olahraga. Bahkan, tim basket Detroit Pistons menggunakan teknologi ini untuk melacak gerakan pemain selama pertandingan dan latihan. Data yang diperoleh lalu digunakan untuk menganalisa performa sekaligus mencegah cedera yang bisa terjadi akibat gerakan yang keliru atau berlebihan.
Contoh kasus lainnya, visi komputer digunakan untuk menganalisis risiko cedera pergelangan kaki dalam aerobik dan meminimalkan cedera lutut, seperti ruptur ligamen anterior cruciatum (ACL), pada 200.000 orang di Amerika Serikat setiap tahunnya. Dengan analisis tersebut, peneliti dapat mengevaluasi risiko cedera tubuh bagian bawah dari gerakan atletik sehingga upaya pencegahan yang disarankan lebih tepat.
Pencegah Risiko Tenggelam
SwimEye adalah sistem berbasis computer vision yang dirancang untuk mendeteksi risiko tenggelam dengan memantau perenang yang kesulitan dan membunyikan alarm. Sistem ini menggunakan kamera bawah air yang dilengkapi perangkat lunak pengenalan objek untuk mendeteksi tanda-tanda bahaya di kolam renang. Jika ada ancaman terdeteksi, sistem akan segera memberi peringatan kepada penjaga pantai sehingga memungkinkan mereka bertindak cepat.
Validasi Keputusan Wasit
Computer vision menjadi dasar pada sistem Hawk-Eye yang umumnya digunakan dalam tenis dan sepak bola untuk melacak lintasan bola. Sistem ini memanfaatkan enam hingga 10 kamera berkecepatan tinggi yang dipasang di sekitar lapangan untuk menangkap gambar secara terus-menerus pada frame rate tinggi.
Berkat bantuan algoritma machine learning, kamera dapat membedakan bola dari lingkungan sekitarnya dan mengubah datanya menjadi animasi 3D lintasan bola. Dalam tenis sendiri, Hawk-Eye sering digunakan untuk membantu memvalidasi keputusan wasit yang meragukan karena sistem ini mampu memberikan akurasi tepat, apakah bola berada di dalam atau di luar batas.
Bentuk penggunaan visi komputer dalam bidang olahraga ini akan terus dikembangkan mengingat kemudahan yang ditawarkannya. Sudah siap menanti terobosan teknologi berbasis computer vision lainnya?