Over 10 years we help companies reach their financial and branding goals. Engitech is a values-driven technology agency dedicated.

Gallery

Contacts

411 University St, Seattle, USA

engitech@oceanthemes.net

+1 -800-456-478-23

News
Penerapan Artificial Intelligence yang Mendukung Proses Belajar Mengajar

Penerapan Artificial Intelligence dalam Proses Belajar Mengajar

Artificial intelligence (AI) mulai banyak digunakan dalam berbagai bidang, termasuk pula pendidikan. Kehadiran AI ini konon dapat mempermudah pekerjaan yang ada. Dalam dunia pendidikan, beberapa tools AI bisa digunakan untuk membantu proses belajar mengajar. Hal tersebut tentunya mempermudah guru maupun siswa dalam menyampaikan atau menerima pembelajaran setiap harinya. 

Photo by Julia M Cameron (pexels)

Dalam uraian berikut, Widya Robotics coba paparkan beberapa bentuk maupun contoh penerapan artificial intelligence yang bisa mendukung pembelajaran. Jika penasaran, simak artikelnya hingga selesai, ya. 

Mentor Virtual

Penerapan artificial intelligence dalam dunia pendidikan kini semakin masif, terutama sejak berkembangnya pembelajaran daring. Salah satu bentuknya adalah kehadiran mentor virtual yang dapat memberikan umpan balik terhadap aktivitas belajar siswa hingga merekomendasikan materi yang perlu dipelajari kembali. Mentor virtual ini layaknya seorang guru atau tutor yang mampu mempersonalisasi pengalaman belajar siswa dengan memberikan saran yang tepat sesuai kebutuhan. 

Contoh penerapan AI di bidang ini adalah Blackboard yang mulai banyak digunakan di perguruan tinggi di Eropa dan Amerika. Blackboard memungkinkan dosen mempublikasi catatan maupun tes serta membantu siswa mengajukan pertanyaan dan tugas untuk penilaian. Sistem ini dapat menganalisis penyebab ketidakpahaman, menawarkan solusi, lalu memperbarui informasi secara otomatis sesuai kebutuhan. Tools AI ini terinspirasi dari papan tulis tradisional yang dulunya berfungsi sebagai pusat pembelajaran untuk mendukung diskusi dan kolaborasi antara siswa dan guru.

Voice Assistant

Voice assistant sebetulnya mirip dengan mentor virtual, tetapi interaksinya menggunakan suara. Beberapa contoh voice assistant yang umum digunakan di antaranya Google Assistant, Siri, dan Cortana. Kehadiran voice assistant ini memungkinkan siswa mencari materi, contoh soal, artikel, hingga sumber penelitian hanya dengan berbicara atau menyebutkan kata kunci. Setelah menerima perintah, voice assistant akan menampilkan informasi yang relevan sesuai dengan kata kunci yang diucapkan. 

See also  Kamera AI Industri dalam Bidang Artificial Intelligence

Menariknya, selain memberikan informasi dalam bentuk teks dan gambar, teknologi AI ini juga dapat menjelaskan materi dengan suara, mirip mentor pribadi. Dengan demikian, siswa dapat belajar secara mandiri dan tidak kebingungan karena bisa mengakses informasi yang dibutuhkan melalui suara.

Presentation Translator

Photo by fauxels (pexels)

Presentation translator mirip dengan voice assistant karena sama-sama memanfaatkan suara dalam fungsinya. Namun, presentation translator dirancang khusus untuk menerjemahkan suara presentasi dari satu bahasa ke bahasa lain dan hasilnya disajikan dalam bentuk teks. Dengan begitu, pengguna dapat memahami materi dalam bahasa mereka. 

Walau dianggap mirip dengan aplikasi penerjemah biasa, tetapi teknologi berbasis artificial intelligence ini terhitung lebih unggul. Pasalnya, pengguna tidak perlu mengetikkan teks, cukup dengan memperdengarkan suara. Ditambah lagi, beberapa presentation translator juga bisa melakukan voice typing sehingga pengguna hanya perlu berbicara untuk menuliskan teks kalimatnya.

Smart Content

Teknologi artificial intelligence ini dirancang untuk membagi dan menemukan konten materi atau buku digital dengan lebih cepat dan efisien. Penerapan teknologi ini mulai bisa kamu jumpai di berbagai perpustakaan digital di sekolah maupun perguruan tinggi. 

Salah satu contoh teknologi ini adalah Cram101 yang dapat memecah buku teks digital menjadi bagian-bagian spesifik, seperti ringkasan bab dan tes, sehingga pengguna dapat mencari informasi dengan lebih tepat. 

Selain itu, ada pula Netex Learning yang berupa platform cloud, tetapi menyediakan pelatihan virtual hingga berbagai sumber multimedia, termasuk buku digital maupun video. Dengan teknologi ini, pengguna bisa mendapatkan konten materi sesuai kebutuhannya.

Automatic Assessment

Artificial intelligence mulai kerap dimanfaatkan untuk asesmen dan mengoreksi soal secara otomatis. Dengan teknologi ini, guru atau tutor dapat menyiapkan kuis dan ulangan tanpa harus membuat atau mengoreksi soal secara manual. 

See also  Kamera Pengawas Pabrik dalam Artificial Intelligence

Contoh penerapan automatic assessment dapat dilihat pada platform TAO Testing yang memiliki fitur pembuatan kuis dan koreksi otomatis. Fitur ini memungkinkan guru untuk membuat kuis sesuai mata pelajaran, jenjang, jumlah soal, dan tingkat kesulitan. Setelah kuis dibuat, guru cukup membagikan link kepada siswa untuk dikerjakan secara daring. Hasil kuis langsung tersedia pada akun guru, lengkap dengan skor, daftar soal yang benar dan salah, serta pembahasannya.

Global Courses

Melalui platform berbasis AI, Global Courses, pengguna dapat mencari dan mengikuti kursus daring dari seluruh dunia. Platform ini merekomendasikan kursus yang sesuai dengan minat dan ketertarikan pengguna berdasarkan kata kunci yang dimasukkan sebelumnya. Menariknya, pada platform ini tersedia berbagai kursus gratis dan terbuka yang menawarkan konten berbobot, interaktif, dan terstruktur. Adapun contoh platform kursus ini di antaranya Udemy, Google AI, Alison, hingga Duolingo. Seluruhnya menampilkan informasi mengenai kemajuan belajar, materi yang perlu dipelajari, hasil tes, dan total nilainya. 

Intelligent Tutoring System (ITS)

Dilansir laman Komandik Kediri, terdapat sistem bernama ITS atau Intelligent Tutoring System yang juga bisa mendukung kegiatan belajar mengajar. Platform ini merupakan salah satu inovasi dalam kecerdasan buatan yang berfokus pada pembelajaran. Adapun contoh penerapan ITS yaitu sistem berbasis Augmented Reality (AR) untuk materi geometri dimensi hingga ITS untuk pembelajaran lingkaran bagi siswa kelas VIII SMP.

Game Edukasi

Marc Prensky (2012) mendefinisikan game edukasi sebagai permainan yang dirancang untuk belajar sambil bersenang-senang, melansir Komandik Kediri. Game edukasi mampu memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, khususnya untuk anak-anak. 

Adapun contoh game edukasi berbasis artificial intelligence di antaranya Duolingo untuk belajar bahasa, Khan Academy Kids yang menyediakan ribuan aktivitas interaktif buat anak-anak, hingga Puzzle Kids yang berisi mini game mencocokkan bentuk dan memecahkan teka-teki. Seluruh game tersebut dapat digunakan guru untuk melatih anak-anak guna meningkatkan kecerdasannya. 

See also  Memahami Object Classifier dalam Bidang Artificial Intelligence

Nah, itulah contoh penerapan artificial intelligence yang mendukung proses belajar mengajar. Jika kamu seorang guru atau siswa, apakah tertarik menggunakan atau memanfaatkan artificial intelligence di atas?

Author

Tosa P