Over 10 years we help companies reach their financial and branding goals. Engitech is a values-driven technology agency dedicated.

Gallery

Contacts

411 University St, Seattle, USA

engitech@oceanthemes.net

+1 -800-456-478-23

Article
Istilah-istilah di pertambangan

44 Istilah di Pertambangan, Ada Apa Saja?

Industri pertambangan memiliki banyak istilah khusus yang sering digunakan sehari-hari oleh para pekerja lapangan maupun profesional di bidang ini.

Jika Anda baru terjun ke dunia pertambangan atau sekadar ingin tahu lebih banyak, yuk, kenali istilah-istilah penting berikut ini!

Istilah-Istilah di Pertambangan

1. Pit

Pit adalah lubang besar yang menjadi lokasi utama penggalian tambang terbuka.

2. Open-Pit Mining

Metode penambangan terbuka yang dilakukan dengan cara menggali tanah hingga membentuk lubang besar.

3. Interburden (IB)

Lapisan material yang berada di antara dua lapisan mineral atau batu bara.

4. Overburden (OB)

Lapisan tanah atau batuan yang harus dikupas untuk mengakses bahan tambang.

5. Stope

Ruangan besar di tambang bawah tanah yang sudah diambil mineralnya.

6. Underground Mining

Metode penambangan yang dilakukan di bawah permukaan tanah dengan menggali terowongan.

7. Country Rock

Batuan yang mengelilingi deposit mineral atau batu bara.

8. Tailings

Limbah hasil pengolahan bahan tambang yang sudah dipisahkan dari mineral berharga.

9. Ore

Batuan atau material yang mengandung mineral berharga untuk diekstraksi.

10. Idle

Istilah untuk alat tambang yang sedang tidak digunakan atau tidak beroperasi.

11. Smelting

Proses peleburan material tambang untuk mendapatkan logam murni.

12. Fleet

Kumpulan alat berat yang digunakan dalam kegiatan penambangan.

13. Delay

Gangguan atau penundaan aktivitas tambang karena berbagai faktor, seperti cuaca atau kerusakan alat.

14. Disposal

Proses pembuangan material yang tidak digunakan dalam tambang.

15. Mining Waste Disposal Site

Area pembuangan limbah tambang yang sering disebut juga mining waste dump.

16. Cycle Time

Waktu yang dibutuhkan alat tambang untuk menyelesaikan satu siklus kerja, seperti mengangkut material.

See also  Mengapa Self Service Penting? Ini Cara Kerja dan Kelebihannya Bagi Bisnis

17. Culvert

Saluran air bawah tanah untuk mengalirkan air hujan di area tambang.

18. Chute

Saluran miring yang digunakan untuk memindahkan material tambang secara gravitasi.

19. Bedrock

Lapisan batuan keras di bawah lapisan tanah yang lebih lunak.

20. Waste

Material yang tidak memiliki nilai ekonomis dalam penambangan.

21. Exploration

Proses mencari cadangan mineral atau batu bara di suatu lokasi.

22. Prospecting

Tahap awal eksplorasi untuk mengidentifikasi potensi tambang.

23. End Wall

Dinding akhir di ujung tambang terbuka.

24. High Wall

Dinding tinggi yang terbentuk dari penggalian tambang terbuka.

25. Low Wall

Dinding pendek di sisi berlawanan dari high wall.

26. Bund Wall

Tanggul buatan di sekitar tambang untuk menahan material atau air.

27. Free Face

Permukaan tambang yang bebas dari hambatan dan mudah digali.

28. Grade

Kadar atau persentase mineral berharga dalam bahan tambang.

29. AMD (Acid Mine Drainage)

Air asam tambang yang terbentuk dari reaksi kimia antara mineral sulfida dan udara.

30. Backfill

Proses mengisi kembali area tambang dengan material sisa untuk rehabilitasi.

31. Coal Inventory

Jumlah stok batu bara yang tersedia di lokasi tambang atau tempat penyimpanan.

32. Contour

Garis yang menunjukkan ketinggian suatu area pada peta tambang.

33. Coal Expose

Batu bara yang sudah terlihat setelah lapisan tanah di atasnya dikupas.

34. Bench

Level atau undakan dalam tambang terbuka yang digunakan sebagai jalur kerja.

35. Cross Fall

Kemiringan jalan tambang ke samping untuk mengalirkan air hujan.

36. Match Factor

Keselarasan antara alat muat dan alat angkut dalam tambang.

37. Top Soil

Lapisan tanah paling atas yang biasanya dipindahkan terlebih dahulu dalam tambang.

See also  Contoh Penerapan Artificial Intelligence dalam Bidang Psikologi

38. ROM (Run of Mine)

Material mentah yang baru saja ditambang sebelum diproses lebih lanjut.

39. Slope

Kemiringan lereng di area tambang.

40. Overall Slope

Rata-rata kemiringan lereng di seluruh area tambang.

41. Sight Distance

Jarak pandang yang aman untuk kendaraan atau alat berat di area tambang.

42. Rip Rap

Material batu besar yang digunakan untuk mencegah erosi di area tambang.

43. Road Maintenance

Perawatan jalan tambang agar tetap aman dan layak digunakan.

44. BCM (Bank Cubic Meter)

Satuan volume material tambang sebelum dikupas atau diolah.

Teknologi Pengukuran Akurat untuk Industri Pertambangan

Setelah mengenal istilah-istilah di atas, Anda tentu tahu betapa pentingnya keakuratan dalam proses pengukuran di tambang.

Untuk memastikan pengukuran muatan yang presisi, gunakan Widya Load Scanner.

Teknologi ini mampu menghitung volume muatan dengan akurasi hingga 99%, membantu meningkatkan efisiensi operasional tambang Anda.

Cocok untuk segala jenis material, dari OB hingga ROM, solusi ini mendukung produktivitas sambil mengurangi kesalahan manusia.

Tertarik mencoba? kunjungi https://widya.ai/ dan konsultasikan dengan kami untuk mendapatkan penawaran menarik!

Author

Tosa P