Over 10 years we help companies reach their financial and branding goals. Engitech is a values-driven technology agency dedicated.

Gallery

Contacts

411 University St, Seattle, USA

engitech@oceanthemes.net

+1 -800-456-478-23

Article

Face Recognition untuk Sistem Absensi

Photo by ThisIsEngineering (pexels)

Face recognition secara sederhana dapat diartikan sebagai alat deteksi wajah dengan Artificial Intelligence (AI). Penggunaan face recognition belum terlalu masif sekarang, tetapi tidak menutup kemungkinan penggunaannya akan semakin pesat nanti. Namun, sejauh ini face recognition sudah mulai diterapkan dalam berbagai industri maupun perusahaan. Salah satu contoh penerapannya adalah dalam sistem absensi di kantor.

Dengan bantuan AI yang berfungsi sebagai pendeteksi wajah, proses absensi jadi lebih gampang dan efektif. Teknologi ini dapat mempermudah perusahaan terutama divisi human resource untuk mengelola karyawan. 

Lantas, bagaimana cara kerja face recognition ini pada sistem absensi? Cari tahu informasi selengkapnya dalam artikel Widya Robotics berikut.

Apa Itu Face Recognition?

Photo by ThisIsEngineering (pexels)

Bagi kamu yang masih sangat awam dengan istilah ini, face recognition atau pengenal wajah adalah teknologi terbaru yang tergolong kecerdasan buatan untuk deteksi objek. Secara spesifik, face recognition adalah AI yang dapat mendeteksi wajah. Sehingga, teknologi ini sering dipakai untuk perusahaan. Bahkan, AI untuk industri ini mulai diterapkan oleh perusahaan untuk membuat proses pengelolaan karyawan lebih efektif.

Menukil Amazon, face recognition adalah teknologi yang tidak hanya mengidentifikasi, tetapi juga mengkonfirmasi identitas seseorang. Teknologi dirancang agar bisa mengidentifikasi wajah dalam gambar, foto, atau video. Sesuai dengan fungsinya itu, masuk akal bila teknologi ini jadi pendeteksi wajah dalam sistem absensi. 

Bila dilihat dari sejarahnya, teknologi ini sebenarnya sudah dikembangkan sejak tahun 1960-an oleh Woody Bledsoe, Helen Chan Wolf, dan Charles Bisson. Proyek pengenalan wajah yang mereka kerjakan disebut manusia-mesin. Sejak tahun 1960-an itu, penelitian dan pengembangan teknologi ini terus dilakukan. Salah satu momen penting terjadi di tahun 1990-an. Kala itu, sistem pengenalan wajah dikembangkan dengan dengan menggunakan potret fotografis wajah manusia. 

See also  AI Penghitung Komponen Elektronik Kecil dalam Bidang Artificial Intelligence

Apa Saja Keunggulan Face Recognition untuk Sistem Absensi?

Photo by Fox (pexels)

Sistem absensi konvensional berupa pencatatan kedatangan karyawan secara manual di kertas atau kartu. Akan tetapi, sistem tersebut perlahan berkembang menjadi lebih canggih. Sekarang, sistem absensi lebih variatif seperti menggunakan sidik jari, tap in kartu di mesin, dan melalui aplikasi.

Teknologi terus berkembang dan sistem absensi pun makin modern. Pelan tapi pasti, penggunaan teknologi ini mulai diterapkan. Dengan bantuan AI, berikut beberapa keunggulan sistem absensi face recognition dibandingkan dengan sistem absensi tradisional:

1. Lebih Akurat

Daripada sistem absensi manual, face recognition lebih akurat. Kenapa? Pencatatan data dilakukan secara real time oleh AI. Fitur recognition dapat mendeteksi wajah tersebut asli atau tidak di kamera. Keunggulannya tidak hanya itu, teknologi ini dapat melacak keberadaan seseorang saat masuk dan keluar waktu kerja. Sebab, teknologi ini umumnya sudah dilengkapi dengan alat pelacak GPS. Potensi kecurangan pun bisa diminimalisir.

2. Lebih Efisien dan Cepat

Teknologi biometrik seperti pemindaian sidik jari masih tergolong memakan waktu lama. Beda halnya dengan face recognition yang mampu melakukan verifikasi secara cepat dan efisien. Di sisi lain, teknologi ini tidak membutuhkan kehadiran fisik. Sehingga, karyawan bisa absensi dengan gampang meski sedang work from home atau work from anywhere. 

3. Lebih Terintegrasi

Jika menggunakan face recognition, maka data jadi lebih terintegrasi. AI ini bisa disambungkan dengan sistem penggajian. Terlebih, bagi perusahaan yang menerapkan sistem penggajian yang berhubungan dengan jam kerja karyawan dan kalkulasi perhitungan gaji. Jadi, teknologi ini dapat diintegrasikan dengan sistem HR (human resource) secara keseluruhan di sebuah perusahaan.

See also  Ketersediaan Tempat Parkir AI: Solusi Inovatif dalam Artificial Intelligence

4. Lebih Hemat Tenaga dan Waktu

Apabila dikulik semakin dalam, maka teknologi ini memiliki banyak manfaat dan keunggulan. Salah satunya adalah menghemat waktu dan tenaga. Karyawan tidak perlu lagi berlama-lama antre untuk tap in kartu ataupun fingerprint. Karyawan bisa absen saat menuju ruangan atau malah saat sudah di sampai di ruangan. Dengan kata lain, penggunaan teknologi ini dapat menghemat waktu dan tenaga secara optimal.

5. Hemat Biaya

Keunggulan lainnya, teknologi ini dapat memangkas proses operasional perusahaan. Konon, teknologi pendeteksi wajah ini bisa meningkatkan efisiensi. Tidak hanya efisien untuk meningkatkan produktivitas karyawan, tetapi efisien bagi perusahaan agar bisa lebih hemat.

Bagaimana Cara Kerja Face Recognition dalam Sistem Absensi?

Photo by Andrea Piacquadio (pexels)

Selain keunggulannya, cara kerja face recognition juga memantik rasa penasaran. Sebenarnya, bagaimana alat deteksi wajah dengan AI ini bekerja? Sesuai dengan namanya, teknologi ini bekerja dengan cara memindah wajah. Sebelumnya, data wajah sudah dikumpulkan dalam database. Kemudian, teknologi ini akan memindai wajah, menyamakannya dengan database wajah, dan membandingkan gambar wajah dengan wajah karyawan yang ditangkap kamera saat absen.

Jadi, teknologi ini menggunakan smart kamera dan fitur-fitur lain untuk mengidentifikasi wajah. Contohnya, teknologi ini memindai dan mengidentifikasi ukuran hidung, lebar bibir, bentuk dagu, dan ciri wajah lainnya. Jika menemukan fitur-fitur wajah yang cocok dengan gambar wajah yang terdaftar, face recognition akan menyatakan karyawan tersebut hadir.

Untuk menghindari error, penggunaan teknologi ini harus didukung oleh kondisi pencahayaan yang bagus. Bahkan, kualitas gambar yang diambil pun harus oke. Saat menggunakan teknologi ini, karyawan harus memposisikan diri dengan tepat. Jangan sampai terlalu miring, terlalu  menunduk, atau terlalu jauh dari kamera.

See also  Apa Kelebihan dari Kecerdasan Buatan atau AI?

Itulah penjelasan mengenai teknologi ini dalam sistem absensi yang harus kamu tahu. Apalagi jika kamu bekerja di bidang sumber daya manusia. Teknologi ini bisa menjadi solusi agar sistem absensi lebih praktis serta data yang dihimpun juga akurat. 

Bagaimana? Tertarik menggunakan face recognition? Temukan informasi lainnya seputar face recognition dan teknologi AI lainnya di Widya Robotics, ya.

Author

Tosa P