Over 10 years we help companies reach their financial and branding goals. Engitech is a values-driven technology agency dedicated.

Gallery

Contacts

411 University St, Seattle, USA

engitech@oceanthemes.net

+1 -800-456-478-23

Article
AI di pertambangan

10 Penerapan AI di Pertambangan, Efek, dan Tantangannya

Siapa sangka, kecerdasan buatan (AI) yang biasanya kita temui dalam teknologi sehari-hari seperti asisten virtual dan rekomendasi belanja online, kini juga punya peran besar di sektor pertambangan.

Di era digital ini, industri pertambangan mulai memanfaatkan AI untuk meningkatkan efisiensi, keamanan, hingga keberlanjutan lingkungan.

Namun, di balik penerapannya yang canggih, ada juga tantangan besar yang harus dihadapi.

Yuk, simak lebih lanjut 10 penerapan Artificial Intelligence di dunia pertambangan, dampaknya bagi industri, serta tantangan yang muncul dalam prosesnya!

Efek Terhadap Praktik Tambang Berkelanjutan

Keberlanjutan menjadi topik yang sedang berkembang di industri tambang khususnya tanggung jawab perusahaan dalam mengekstraksi sumber daya.

AI bisa menjadi tokoh yang penting dalam mencapai tujuan keberlanjutan misalnya dengan pengoptimalan operasi tambang dan pengurangan limbah.

Analisis prediktif bisa menciptakan alokasi sumber daya yang efektif. Selain itu analisis prediktif juga bisa memastikan bahwa kegiatan penambangan dilakukan dengan kerusakan lingkungan yang minim.

Tantangan Penggunaan AI di Pertambangan

1. Biaya Awal Tinggi

Salah satu tantangan utama adalah tingginya biaya awal untuk menerapkan teknologi AI.

Perusahaan tambang perlu mengeluarkan investasi yang besar untuk perangkat keras, perangkat lunak, dan tenaga ahli yang mumpuni demi mengembangkan serta mengelola sistem AI mereka. 

2. Kualitas dan Ketersediaan Data

Tantangan lain yang muncul adalah soal kualitas dan ketersediaan data. Sistem AI membutuhkan data yang jumlahnya banyak dan berkualitas tinggi agar bisa menghasilkan prediksi dan analisis yang akurat.

Namun, seringkali perusahaan tambang belum memiliki infrastruktur data yang memadai, atau mereka kesulitan mengumpulkan dan mengintegrasikan berbagai sumber data yang ada.

3. Resistensi Perubahan Industri Pertambangan

Tantangan selanjutnya adalah adanya resistensi terhadap perubahan di dalam industri tambang.

See also  Dashboard Proyek Hauling Digital dengan Widya Load Scanner

Praktik pertambangan tradisional telah berlangsung selama beberapa dekade. Transisi ke metode berbasis AI memerlukan perubahan budaya dan program pelatihan menyeluruh agar pekerja mahir menggunakan teknologi baru.

10 Penerapan AI di Pertambangan

1. Robotik

Otomatisasi dapat menjangkau tempat yang tidak bisa dijangkau oleh para penambang.

Robot otonom diciptakan untuk melakukan survei lingkungan, baik di permukaan maupun di bawah tanah, serta melakukan penggalian, pengumpulan, pengangkutan, dan pemrosesan material.

2. Kendaraan Otonom

Kendaraan otonom membuat lingkungan kerja lebih aman karena para pekerja tidak perlu menjangkau daerah yang berbahaya di lokasi tambang. 

Contoh yang dapat dilihat yaitu perusahaan Komatsu. Komatsu memiliki truk tambang listrik yang membantu pelanggannya bisa memenuhi target produktivitas mereka.

3. Memprediksi Gangguan Pada Rantai Pasokan

Tahun 2021, McKinsey mengatakan bahwa salah satu solusi manajemen rantai pasokan berbasis transformasi AI diharapkan menjadi alat yang ampuh dalam membantu organisasi menyelesaikan tantangan industri.

Artificial Intelligence bisa digunakan untuk meramalkan informasi rantai pasokan, seperti memprediksi permintaan produk tertentu dan memaksimalkan inventaris.

Salah satu contohnya adalah Watson Supply Chain yang bisa membuat peringatan jika ada gangguan dalam manajemen rantai pasokan. 

4. Pendukung Keputusan

AI bisa mendukung pengambilan keputusan seperti keselamatan pekerja, pengurangan biaya, dan peningkatan proses yang sebelumnya panjang.

Perusahaan Anglo American mengeksplorasi aplikasi AI dalam operasi pertambangan dengan tujuan menghasilkan sedikit limbah dan berkelanjutan. 

Perusahaan ini membantu industri tambang mengestimasi sumber daya dan membantu para pekerja mengidentifikasi lokasi pertambangan yang potensial secara efisien.

5. Optimasi Energi

AI dan teknologi canggih lainnya bisa melakukan analisis data untuk mengidentifikasi peluang penghematan energi serta meningkatkan efisiensi.

Perusahaan Rio Tinto sudah melakukan usaha dalam meningkatkan inovasi untuk perusahaan tambangnya dengan mendirikan Centres of Excellence.

See also  Optimalkan Bisnis Anda dengan Vision-Based Automation

Centres of Excellence berfokus pada otomatisasi, analitik, manajemen aset, perubahan iklim, dan energi.

6. Data Lingkungan

AI bekerja mengurangi efek dan risiko lingkungan di lokasi tambang dengan melakukan analisis data secara cepat dan efisien.

Artificial Intelligence melakukan identifikasi pada area – area yang bisa dimaksimalkan serta mengidentifikasi dampaknya pada lingkungan sekitar. 

Perusahaan BHP menggunakan data real-time dari konsentrator tembaga dan Azure Machine Learning untuk membuat prediksi per jam. Data tersebut digunakan untuk membuat rekomendasi oleh tim operasi. 

7. Perawatan Prediktif

Model pemeliharaan prediktif AI memiliki kemampuan mengevaluasi variabel yang menggambarkan status aset saat ini dan membuat prediksi berdasarkan pada tren penggunaan.

Setelah diprediksi, selanjutnya adalah menyampaikan informasi kepada tim pemeliharaan tentang adanya potensi kegagalan pada peralatan sebelumnya.

8. Evaluasi Keamanan dan Risiko

Optimalisasi sistem membantu mengelola dan membantu proses penilaian risiko. Perusahaan Tomorrow.io menggunakan Artificial Intelligence pada produk teknologi prakiraan cuacanya.

Dengan begitu, perusahaan bisa membuat keputusan yang lebih tepat pada berbagai aspek operasi mereka.

9. Eksplorasi

AI dapat mendukung eksplorasi pertambangan dengan menganalisis data dalam skala besar, mengidentifikasi target di area tertentu, serta memberikan wawasan mendalam mengenai keduanya.

Teknologi AI meningkatkan efisiensi operasional di lokasi tambang, baik dari segi waktu maupun biaya.

Barrick Gold Corporation, salah satu perusahaan tambang emas terbesar di dunia, telah menerapkan teknologi AI untuk eksplorasi tambang selama beberapa tahun.

Perusahaan ini memanfaatkan algoritma AI untuk memproses data geofisika dan geologi serta membantu memaksimalkan operasi pengeboran dan mengidentifikasi lokasi tambang potensial.

10. Pemilihan Bijih

Sistem pemilihan bijih berbasis AI dapat mengidentifikasi batuan buangan dan mineral berharga secara real-time. Sistem pemilihan tersebut bisa mengurangi biaya pemrosesan.

See also  Meningkatkan Produktivitas Konstruksi dengan Load Scanner

Seperti perusahaan global terkemuka, Vale, meresmikan pusat AI pertamanya pada tahun 2020 di Espírito Santo. Sebagai komitmennya pada keberlanjutan, Vale menggunakan teknologi AI untuk menganalisis sampel bijih.

Selain itu Vale memanfaatkan teknologi Artificial Intelligence dalam mengambil keputusan tentang metode pemilahan yang terbaik untuk memaksimalkan  kandungan mineral.

Produk AI dari Perusahaan Indonesia Widya Robotics

Tak hanya negara dari Benua Amerika atau Eropa, Indonesia juga memiliki perusahaan yang berfokus pada teknologi AI, otomatisasi, IoT, dan Robotika.

Salah satu produknya yang digunakan di industri tambang adalah Widya Load Scanner.  Widya Load Scanner adalah pengukur muatan otomatis dengan teknologi pemindai berbasis LiDAR (light detection and ranging). Akurasi Widya Load Scanner mencapai 99%, yang telah disertifikasi oleh PT Sucofindo.

Ingin tau berbagai produk AI dari Widya Robotics lainnya? Kunjungi website https://widya.ai/ sekarang!

Baca Juga: Teknologi Ini Bikin Perusahaan Tambang Aman dari Kesalahan Mahal!

Author

Tosa P